Jenis-jenis Rumah Adat Papua

Indonesia sangatlah kaya akan budaya. Masing-masing budaya memiliki ciri khas tersendiri yang dapat dilihat dari berbagai macam, mulai dari pakaian, musik, tarian, bahkan rumah adat.

Pada artikel ini, Kania akan mengulas berbagai macam rumah adat Papua yang memiliki keunikan tersendiri, tapi sangat sarat makna. Nah, buat kamu yang penasaran dengan jenis-jenis rumah adat Papua, simak artikel ini selengkapnya, ya!

Rumah Honai

facebook.com

Rumah adat Papua yang satu ini sangatlah populer. Kerap disebut dengan nama ‘Onai’ yang berarti rumah, rumah adat Papua ini ditempati oleh laki-laki dewasa dan memiliki desain yang sangat unik. Bagian dinding rumah berbentuk bundar dengan ukuran sekitar 5 meter, sedangkan atapnya berbentuk kerucut dengan tinggi sekitar 2,5 meter saja.

Hanya dilengkapi satu buah pintu tanpa jendela, rumah adat Papua ini dibuat dengan bahan kayu kokoh pada dinding serta atap berbahan jerami. Adapun, alasan atap pada rumah adat Papua dibentuk kerucut menyerupai jamur adalah untuk menghindari air hujan dan membuat penghuni di dalamnya tetap hangat karena dapat meminimalisir hawa dingin. 

Rumah Ebei

google.com

Jika rumah adat Papua di atas diperuntukkan bagi laki-laki dewasa, maka rumah Ebei atau Huma ditempati oleh perempuan dewasa, anak gadis, serta anak laki-laki yang belum dewasa. Rumah adat Papua yang satu ini memiliki fungsi penting karena kerap dijadikan ruang para ibu untuk mengajarkan anak-anaknya tentang kehidupan. Selain itu, rumah Ebei pun kerap juga digunakan untuk berbagai kegiatan, termasuk membuat kerajinan tangan

Rumah Pohon

goodnewsfromindonesia.id
 

Rumah adat Papua yang satu ini dihuni oleh penduduk pedalaman asli, yakni Suku Korowai. Sesuai dengan sebutan namanya, yaitu rumah pohon, rumah adat satu ini terletak di bagian atas dahan pohon dengan ketinggian mulai dari 15 hingga 50 meter. Adapun, rumah adat Papua ini sengaja ditempatkan di atas pohon untuk menghindari binatang buas maupun gangguan roh jahat yang disebut ‘laleo’ karena suku tersebut percaya bahwa semakin tinggi rumah, maka semakin efektif untuk terhindar dari roh jahat. 

Rumah Kariwari

wikimedia.org

Rumah adat Papua selanjutnya bernama Kariwari yang dihuni oleh Suku Tobati – Enggros yang berada di kawasan Teluk Yotefa dan Danau Sentani, Jayapura. Rumah Kariwari memiliki desain yang unik berbentuk limas segi delapan yang terdiri dari dua lantai dan umumnya dibuat dengan material bambu, kayu besi, serta daun sagu hutan. Keistimewaan dari rumah adat Papua ini adalah penggunaannya yang dikhususkan sebagai tempat edukasi ataupun ibadah. 

Rumah Rumsram

pinterest.com
 

Ada pula rumah adat Papua bernama Rumsram yang berasal dari Suku Biak Numfor. Sama seperti Kariwari, rumah ini juga bukan merupakan hunian tempat tinggal, tetapi dibangun sebagai tempat kegiatan belajar bagi laki-laki. Memiliki bangunan berbentuk persegi dengan model atap menyerupai perahu terbalik, alasan penggunaan desain tersebut untuk mewakili mayoritas masyarakat Biak Numfor yang berprofesi sebagai pelaut.

Rumah Hunila

google.com

Terakhir adalah rumah adat Papua bernama Hunila yang memiliki bentuk memanjang dan lebih luas. Perlu kamu ketahui, rumah adat Papua satu ini bukanlah rumah tinggal, tapi kerap difungsikan sebagai dapur umum untuk para penghuni silimo ataupun rumah Honai di sejumlah tempat.

Inilah berbagai macam rumah adat Papua yang memiliki fungsi berbeda, namun kaya akan nilai filosofis. Jadi, apakah kamu tertarik untuk mengunjungi salah satu rumah adat Papua di atas?

Temukan artikel dengan informasi bermanfaat lainnya di Dekoruma! Selain menyediakan artikel, Dekoruma juga jual aneka furnitur multifungsi dan space-saving untuk membuat hunian kamu makin efisien, lho. Di antaranya ada meja TV, rak buku, sofa, lemari pakaian, kabinet dapur, dan kasur.

Untuk kasur, Dekoruma jual kasur The Luxe, Sleep Care, Dunlopillo, dan Guhdo. Harganya terjangkau, model dan ukurannya pun beragam. Yuk, langsung saja cek selengkapnya di di Dekoruma dan wujudkanlah rumah impianmu karena rumah adalah tempat di mana kehidupan indah berawal!